Home / BERITA TAPANULI / Dulu Samosir Bersih, Sekarang Sampah Berserakan

Dulu Samosir Bersih, Sekarang Sampah Berserakan

Share This:

Peserta diskusi

Peserta diskusi

PANGURURAN SAMOSIRGREEN.COM-Dulu tahun 80-an, Samosir dan Danau Toba sangat bersih. Tak heran banyak wisatawan senang berkunjung hingga berenang ria di air danau yang sejuk dan bersih.

Namun kondisi itu kini sudah berubah. Banyak pengunjung enggan berenang ke Danau Toba karena airnya kotor. Selain itu, di tempat-tempat wisata di Samosir juga mudah menemukan sampah berserakan.

Pengakuan ini setidaknya terlontar melalui Sartin SE dari Kementerian Kamaritiman saat mengikuti diskusi yang digelar pihaknya bersama FISIP USU di Saulina Resort, Aek Rangat, Pangururan, Senin (27/11).

Dia mengakui, budaya bersih ini sudah sejak jaman dulu diterapkan nenek moyang di Samosir. Namun pada jaman sekarang ini, para pelaku wisata kurang mempedulikan

Sartin merasakan sendiri pada tahun 80-an dirinya masih sering datang ke Samosir dan senang berenang di Danau Toba.

“Namun pada saat ini tidak berani lagi, karena sudah kotor,” katanya.

Sebelumnya, diskusi mengangkat tema Gerakan Budaya Bersih dan Senyum. Diskusi dipimpin dosen FISIP USU Fikarwin. Hadir juga para pegiat wisata seperti Rumah Belajar Sianjurmula-mula, tokoh adat serta para penjual souvenir Tomok.

Berbagai hal disampaikan para peserta, terutama terkait kekecewaan para wisatawan yang datang ke Samosir, salah satunya soal sampah yang masih berserakan di tempat-tempat wisata dan minimnya tempat pembuangan sampah sementara.

Sartin yang membidangi Pariwisata dan Olahraga di Kementerian Kemaritiman menyebut, kegiatan diskusi sangat positif demi mendukung pariwisata Samosir.

“Acara ini sangat positif guna menunjang Samosir menjadi destinasi wisata. Gerakan budaya bersih dan senyum sangat diperlukan di Samosir,” jelasnya.

Sementara itu, para peserta dan panitia diskusi merasa kecewa terhadap Pemkab Samosir yang tak hadir dalam diskusi meski undangan sudah disampaikan.

“Kita sudah melayangkan undangan ke dinas terkait. namum entah alasan apa tak hadir pada saat ini,” kata Fikarwin. (Sg14)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top