Home / BERITA TAPANULI / Dermaga Feri Ambarita Dibangun Senilai 9 M

Dermaga Feri Ambarita Dibangun Senilai 9 M

Share This:

Dermaga Feri Ambarita sedang dibangun

Dermaga Feri Ambarita sedang dibangun

SIMANINDO, SAMOSIRGREEN.COM-Bupati Samosir, Rapidin Simbolon pancangkan tiang tanda dimulainya pembangunan dermaga kapal motor feri bertaraf internasional, di Desa Ambarita, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Selasa (21/11).

Hadir dalam acara itu Kementerian Perhubungan diwakili Dirjen Perhubungan Darat Wibowo, Ketua DPRD Rismawaty Simarmata, serta sejumlah pejabat lainnya.

Kadis Perhubungan Samosir, Nurdin Siahaan dalam laporannya menyebut, pembangunan dermaga feri bersumber dari APBN 2017 sebesar Rp 9 miliar lebih.

“Selain membangun dermaga, juga akan dibangun kios souvenir, kantor dinas, kamar mandi, mushola dan fasilitas lainnya yang mendukung program pengembangan pariwisata,” jelas Nurdin.

Wibowo dari Kementeian Perhubungan Darat mengatakan, patut masyarakat bersyukur dengan bantuan anggaran pembangunan dari pemerintah pusat.

Nantinya dermaga ini melayani feri jalur Ajibata – Ambarita dengan kapasitas bertaraf internasional dan menjadi alat transportasi wisata dunia.

“Sehingga warga diminta agar mendukung pembangunan itu berjalan dengan baik,” katanya.

Kapal feri mulai beroperasi tahun 2018 mendatang dan bahannya telah dikerjakan di Tobasa. Karena di Samosir selain tempat tak memadai, juga mobilisasi bahan material terlalu sulit.

Bupati dalam kesempatan itu mengatakan, pembangunan dermaga feri di Ambarita sudah dirancang sebelumnnya, untuk mengembangkan kawasan pelabuhan Ambarita.

Pelabuhan ini nantinya sebagai sarana transportasi danau lintasan kawasan wisata bertaraf internasional, yang pada tujuannya selain mendukung hubungan transportasi juga mendongkrak hasil perekonomian masyarakat di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, bupati meminta agar seluruh warga mendukung rencana dan pelaksanaan pembangunan agar lebih cepat dan dampaknya tentu bagi kemajuan Samosir.

“Pemkab sifatnya menjalankan pembangunan bukan melakukan penggusuran,” ujarnya.

Dalam acara itu, Bupati Rapidin juga memberikan “Uang Pagopago” sekadar ganti rugi kepada warga yang lahannya terkena pelepasan.

“Borhat-borhat” (doa restu) agar selama bekerja mendapat keselamatan baik di danau maupun di darat,” tukasnya.

Dermaga kapal feri Ambarita dikerjakan oleh PT Tira Lestari  dengan nomor kontrak KU 003/0213/Satkersu/VIII/2017. (Sg05)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top