Home / AGAMA & BUDAYA / Koor Ina Naomi HKBP Bukit Tinggi Kunjungi HKBP Buhit

Koor Ina Naomi HKBP Bukit Tinggi Kunjungi HKBP Buhit

Share This:

Koor Ina HKBP Bukit Tinggi bersama Koor Ina HKBP Buhit, Pangururan, Minggu, (10/9)

Koor Ina HKBP Bukit Tinggi bersama Koor Ina HKBP Buhit, Pangururan, Minggu, (10/9)

PANGURURAN,SAMOSIRGREEN.com – Rombongan Koor Ina Naomi HKBP Bukit Tinggi, Sumatera Barat melakukan kunjungan rohani ke Kota Wisata Samosir, tepatnya kejemaat HKBP Buhit, Desa Pardugul, Pangururan, Kabupaten Samosir pada Minggu, (10/9/2017).

Koor Ina Naomi HKBP Buhit Tinggi ini merupakan kelompok paduan suara para ibu yang sudah ditinggal pergi oleh para suaminya yang dimasyarakat batak disebut Namabalu.

Rombongan yang berjumlah 14 orang dan dipimpin oleh Diakones nya Mega br.Situmeang, tampak berbaur dalam ibadah Minggu dengan seluruh jemaat HKBP Buhit.

“Kami ke bonapasogit Samosir ini dalam rangka wisata rohani sekaligus wisata alam untukmemberikan semangat baru dalam kehidupan keseharian para ina Naomi yang merupakan para ibu yang Mabalu. Juga untuk menyembuhkan kerinduan dapat bertemu dengan para keluarga yang ada di Samosir ini,” ujar Diakones Mega Situmeang.

Koor Ina Naomi Bukit Tinggi ini dengan semangat menyumbangkan koor pujian untuk Tuhan sebanyak 2 lagu dalam ibadah Minggu. Bahkan khotbah ibadah Minggu langsung dibawakan oleh Diakones Mega Situmeang, yang mampu memukau para jemaat karena nats dan semangat yang meluap dari sang pembawa khotbah.

Diakones HKBP Bukit Tinggi, Mega Situmeang

Diakones HKBP Bukit Tinggi, Mega Situmeang

“Para orang tua harus mampu menjadi teladan dalam kehidupannya. Namun, untuk menjadi teladan, kita harus memperlihatkan sikap yang baik dan layak diteladani oleh sang anak sehingga apapun yang kita ajarkan kepada anak-anak dapat dilakukannya. Kita harus dapat menyampaikan kebenaran kepada sekeliling kita. Untuk hidup benar kita harus pintar bergaul, lebih baik berteman dengan 2-3 orang yang hidup benar dari pada seribu orang yang selalu melakukan hal yang salah dalam hidupnya,” ujar Diakones Mega Situmeang dalam sebagian khotbahnya.

Tambahnya, dalam teknologi yang semakin canggih dengan kehadiran smartphone, orangtua harus tetap memprioritaskan anak-anaknya dibandingkan hanya sekedar bermain handphone canggih dalam kehidupan sang orangtua. Orangtua juga diminta untuk lebih aktif memperhatikan anak-anaknya dalam menggunakan smartphone supaya dapat terhindar dari penggunaan yang berdampak negatif dalam perkembangan kehidupan sang anak kedepannya.

Mendengar khotbah ibadah tersebut, banyak para orangtua yang tersadar dan berterimakasih telah diingatkan oleh Firman Tuhan yang dibawakan diakones tersebut.

“Terimakasihlah untuk khotbah inang diakones itu bah. Sangat bernas dan mengingatkan kami klembali para orangtua ini akan tanggungjawap sebagai orangtua yang harus selalu dapat menjadi teladan,” ujar emiritus sintua JM. Sitanggang alias Ama Demi.

(Sg88)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top