Home / PERISTIWA / HUKUM & KRIMINAL / Disekap, Dipaksa Pakai Narkoba, Siswi SMP Diperkosa 5 Pemuda dan 7 Penonton

Disekap, Dipaksa Pakai Narkoba, Siswi SMP Diperkosa 5 Pemuda dan 7 Penonton

Share This:

Deliserdang, SAMOSIRGREEN. com – SR (15) siswi salah satu SMP di Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang diperkosa usai dipaksa pakai sabu. Ia diperkosa 5 orang lelaki dan 7 orang lainnya hanya menonton dan kemudian disekap selama 3 hari.

Kejadian tersebut terjadi, di Pondok Kotangan Kecamatan Galang tempat salah satu rumah pelaku dan peristiwa tersebut membuat korban trauma dan kasusnya sudah dilaporkan ke Polres Deliserdang.

Menurut ketua Komnas PA Deliserdang, Junaidi yang mendampingi korban membuat pengaduan, Rabu (15/2), sekitar pukul 15.00 WIB mengakui awalnya korban dan pelaku sudah saling kenal karena masih sekampung dan mengajaknya untuk jalan-jalan ke Kota Galang.

Karena sudah saling kenal, kemudian pelaku dan korban selanjutnya berangkat ke Kota Galang dengan naik sepeda motor. Usai keliling-keliling Kota Galang, kemudian korban meminta pulang akan tetapi karena sudah nafsu, kemudian pelaku menipu korban dengan mengajak korban menemui temannya yang ada di Pondok Kotangan Galang.

Begitu pelaku dan korban tiba di rumah temannya itu, ternyata teman-temanya pelaku yang lain sudah ramai dan tak lama korban kembali mengajak Gilang untuk pulang, akan tetapi permintaan korban tersebut sama sekali tidak di turutinya.

”Ku antar kau pulang kalau kau isap sabu ini,” terang Junaidi meniruhkan ucapan Tiara.

Akibat di bawah tekanan, kemudian permintaan tersebut di kabulkan korban dan akibatnya korban mabuk dan selanjutnya di perkosa secara bergiliran oleh pelaku sebanyak 5 orang. Tak puas sampai disitu, kemudian korban di sekap selama 3 hari dan setiap harinya para pelaku memperkosa korban secara bergiliran.

 

Puas melampiaskan hasratnya, kemudian salah seorang pelaku yang bernama Gilang kemudian mengantar korban ke rumah temannya dan kemudian meninggalkannya begitu saja.

Setibanya di rumah orangtua LR yang panik langsung menginterogasinya. Sambil menangis LR menceritakan semua yang terjadi.

Kanit Perlindungan Perempuan Anak Ipda Aisyah membenarkan adanya korban penyekapan dan perkosaan didampingi Komnas PA membuat laporan pengaduan.

“Benar kita sudah terima laporan mereka kemarin. Korban didampingi Komnas PA buat laporan soal penyekapan dan perkosaan. ‎Kasusnya terus kita selidiki,” ujarnya singkat. ( siantarnews. com )

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top