Home / BERITA TAPANULI / Air Terjun “Tersembunyi” di Tarutung Dibenahi

Air Terjun “Tersembunyi” di Tarutung Dibenahi

Share This:

TAPUT, SAMOSIRGREEN. com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mulai membenahi kawasan Soksok Julu, air terjun “tersembunyi” di kaki Dolok Martimbang, tepatnya di Jalan Bagot Tjita, Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara. Pembenahan itu untuk menambah daya tarik pengunjung.

“Potensi ini akan kita benahi. Pembenahan lokasi melibatkan tiga instansi, yakni dinas PUPR, dinas pariwisata, dan dinas lingkungan hidup,” terang Kepala Dinas Pariwisata Tapanuli Utara Binhot Aritonang, saat survei lokasi, Kamis (9/2).

Pembenahan akan diawali dengan pembangunan infrastruktur penunjang, baik itu akses jalan, serta pemolesan dinding tebing oleh dinas PUPR.

“Hampir seluruh upaya pengembangan pariwisata di daerah ini akan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi. Setelah, infrastruktur tersedia, maka langkah berikutnya akan dilanjutkan oleh instansi lainnya, baik itu dinas pariwisata maupun dinas lingkungan hidup,” jelasnya.

Lebih lanjut Binhot menyebutkan, setelah pembenahan itu rampung, pesona alami air terjun yang tak jauh dari pemandian Air Soda Parbubu itu baru dipromosikan sebagai salah satu objek wisata alam yang baru yang dimiliki kabupaten itu.

“Air terjun Soksok Julu akan dimasukkan menjadi menjadi salah satu untuk dikunjungi dalam paket wisata rohani di Tarutung. Yakni Salib Kasih, Air Soda, Air Panas Sipoholon dan Makam Missionaris Munson Lyman,” beber Binhot.

Air terjun jaraknya hanya sekitar 5,5 kilometer dari pusat Kota Tarutung. Bahkan hanya 30 meter dari Jalan Bagot Tjita. Dari persimpangan di jalan itu, pengunjung dapat menapaki jalan setapak untuk tiba di lokasi. Udara yang sejuk dan pemandangan alam pegunungan nan hijau langsung “mengawal” pengunjung saat melangkahkan kaki.

Dulu, warga desa setempat memanfaatkan air terjun ini untuk air bersih, memasak, air minum dan mandi. Air terjun setinggi sekitar 10 itu memang memiliki suasana alami yang kuat.

Soksok Julu ini bersumber dari mata air di kaki bukit Dolok Martimbang. Sumber airnya keluar dari bebatuan yang ada di atas bukit. Makanya walaupun musim kemarau, debit air Soksok Julu ini tidak berkurang.

Di bawah air terjunnya terbentuk kolam seluas sekitar 4 meter persegi, dengan kedalaman sekitar 30 centimeter hingga 1 meter. Kolam inilah yang menjadi titik awal Sungai Aek Julu yang mengalir hingga hingga ke Sungai Aek Sigeaon.

Di sekitar air terjun terdapat tebing bebatuan cadas setinggi sekitar 15 meter. Tampaknya tebing batu itu cukup menggoda bagi pecinta olahraga panjat tebing, khususnya bagi pemula.

Bukti masih alaminya, di kolam dan aliran sungainya masih didapati kepiting-kepiting kecil yang bersembunyi diantara bebatuan sungai yang tersusun secara alamiah. Dan di sepanjang sisi sungainya banyak tumbuh berbagai pohon, termasuk rumpun pohon bambu. ( smartnewstapanuli. com )

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

'
Scroll To Top