Home / BERITA TAPANULI / Wabup Samosir: Samosir Tidak Bisa Jadi Kabupaten Pariwisata Jika Petani Tidak Sejahtera

Wabup Samosir: Samosir Tidak Bisa Jadi Kabupaten Pariwisata Jika Petani Tidak Sejahtera

Share This:

Wakil Bupati Samosir ketika memberikan pemaparan pada Dialog Publik "Menilik Masa Depan Petani Samosir", pada Jumat, (7/10)

Wakil Bupati Samosir ketika memberikan pemaparan pada Dialog Publik “Menilik Masa Depan Petani Samosir”, pada Jumat, (7/10)

PANGURURAN,SAMOSIRGREEN.com – Dalam rangka Hari Tani, Serikat Tani Kabupaten Samosir (STKS) bersama Kelompok Study Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM) melakukan Dialog Publik dengan tema “Menilik Masa Depan Petani Samosir” yang dihadiri para petani se-Kabupaten Samosir pada Jumat (7/10) di Sopo Godang HKBP Distrik VII Samosir.

Dialog Publik yang dimoderatori Delima Silalahi dari KSPPM ini juga dihadiri Wakil Bupati Samosir, Juang Sinaga membahas seputar persoalan yang dihadapi para petani Samosir.

Menyikapi hasil riset KSPPM yang menyatakan minimnya anggaran terhadap pertanian yang hanya sebesar 4 persen dari total APBD Samosir 2016, Juang Sinaga berjanji akan mengevaluasinya dan memperbaiki untuk anggaran 2017.

“APBD 2016 yang kita pakai disusun oleh pemerintah lama. Namun kini pemerintahan yang baru kami mendorong pertanian dan pariwisata harus besinergi. Hampir sama anggaran pertanian dan pariwisata. Melalui PAPBD akan dialokasikan dana untuk pertanian, agar meningkat kehidupan petani di Samosir,” ujar Juang Sinaga.

Menurutnya, dalam pemerintahannya Pemkab Samosir akan melakukan visi Samosir yaitu meningkatkan pertanian dan pariwisata.

“Tidak akan terwujud pariwisata jika petani tidak sejahtera. Hampir 90 persen pertanian kita, harus diperbaiki pengairan. Kemudian Musrembang harus dikawal oleh kepala desa yang berpihak kepada petani. Kami akan melihat berapa persen untuk pertanian,” tambah Juang Sinaga.

Sebelum dilakukan Dialog Publik, para petani beribadah bersama yang dipimpin Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt.Debora Sinaga, MTh, dan juga dihadiri pendiri Samosir Green media Fernando Sitanggang dan tokoh pemuda Junaidi Robinsar Barus.

(Sg14)

 

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top