Home / BERITA TAPANULI / Mandi Sore Bersama Temannya, Anak SMKN1 Nainggolan Ini Tewas Tenggelam di Danau Toba

Mandi Sore Bersama Temannya, Anak SMKN1 Nainggolan Ini Tewas Tenggelam di Danau Toba

Share This:

Jenasah Erpandi Lumantoruan Siringoring (14), ketika di Visum di Puskesmas Sirait, Kecamatan Nainggolan, Kamis, (6/10/2016)

Jenasah Erpandi Lumantoruan Siringoring (14), ketika di Visum di Puskesmas Sirait, Kecamatan Nainggolan, Kamis, (6/10/2016)

NAINGGOLAN,SAMOSIRGREEN.com – Seperti biasanya disore hari, beberapa anak muda berkumpul dan mandi bersama dipantai Danau Toba diwilayah Kecamatan Nainggolan.

Sore itu sekitar pukul 16.00 wib, korban Erpandi Lumbantoruan Siringoringo, (14), siswa SMKN 1 Nainggolan bersama tujuh temannya yang lain mandi dipantai Pandua Desa Nainggolan, pada Rabu, (5/10/2016).

Sekitar pukul 17 wib, para anak muda ini pun selesai dari aktivitas mandinya dipantai dan kembali berpakaian untuk segera pulang kerumah masing-masing. Namun, ketika hendak pulang, salah seorang teman korban bernama Roy Situmorang merasa kehilangan salah seorang rekannya yaitu Erpandi dan menanyakan kepada temannya yang lain keberadaan korban.

“Didia si Erpandi, boasa dang tarida dope, hita lului ma jolo. (Dimana si erpandi, kenapa belum kelihatan, kita cari dulu ya,red),” ujar Roy kepada rekannya yang lain.

Namun setelah dicari dan ditunggui selama 30 menit, korban tetap tidak muncul sehingga teman-temannya menduga korban telah tenggelam ketika mandi di Danau Toba, sehingga melaporkannya kepada orangtua dan masyarakat desa.

Bersama pihak Polsek Nainggolan dan Dinas Bencana Alam Samosir, masyarakat kemudian melakukan pencarian terhadap korban namun sampai malam hari jam 21 Wib, korban tidak kunjung ditemukan sehingga pencarian pun dihentikan untuk hari itu.

Keeseokan harinya, sekitar pukul 09.Wib, pencarian terhadap korban dilanjutkan dengan melibatkan Tim SAR yang terdiri dari tim penyelam Basarnas Samosir dan Basarnas Parapat dengan menggunakan tabung oksigen.

Sekitar pukul 10.30 Wib, tim penyelam akhirnya berhasil menemukan korban Erpandi Lumbantoruan Siringoringo diperairan Danau Toba, sekitar 30 meter dari pinggir pantai. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Sirait untuk dilakukan Visum atau pemeriksaan luar.

Hal tersebut dibenarkan Wakapolres Samosir, Kompol Hamdan, ketika dihubungi Samosirgreencom, pada Kamis, (6/10/2016).

“Benar ada siswa SMKN 1 Nanggolan tenggelam pada Rabu sore kemarin dan tadi pagi (Kamis) sudah ditemukan. Korban sudah divisum tapi tidak diotopsi karena keluarga korban menolak dan telah menandatangani surat penolakan,” ujar Kompol Hamdan.

korban-erpandi-keluarga

Kedua orangtua korban terlihat sedih ketika mengikuti proses pencarian anaknya Erpandi L Siringoringo yang tenggelam di Danau Toba.

Selanjutnya, keluarga korban pun membawa jenasah Erpandi Lumbantoruan Siringoringo kekediamannya di Sianturi, Desa Hutarihit, Kecamatan Nainggolan, Samosir untuk dimakamkan. (Sg14)

 

 

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top